fbpx
featured image tempat wisata di palembang

15 Tempat Wisata di Palembang Untuk Liburan Akhir Tahun!

Sudah hampir waktunya nih kita berlibur! Kira-kira kamu sudah merencanakan mau pergi kemana saja? Kalau kamu akan pergi ke Palembang, Kota asal pempek mungkin kamu bisa pilih-pilih dulu tempat wisata di Palembang yang akan kamu kunjungi. Berbagai tempat wisata di Palembang siap membuat wisata kamu di Palembang semakin berkesan. Mulai dari wisata religi ke Masjid Agung Palembang dan Masjid Cheng Ho; wisata alam ke Hutan Puti Kayu; atau kamu mau wisata sejarah melihat-lihat berbagai museum yang menarik seperti Museum Sultan Badaruddin II atau Museum Negeri Balaputera Dewa? Yuk lihat beberapa pilihan tempat wisata di Palembang untuk pilihan liburan kamu!

Daftar Isi

Masjid Agung Palembang

masjid agung palembang
Foto: goodnewsfromindonesia.id

Nama lainnya adalah Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II yang disebut-sebut sebagai masjid terbesar di Palembang. Keunikan tempat ibadah ini berada pada arsitekturnya yang dipengaruhi oleh 3 budaya, yaitu Indonesia, Cina dan Eropa. Masjid ini didirikan pada abad ke-18 oleh Sulan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo.

Masjid ini menempati kompleks seluas 15.400 meter persegi di kawasan 19 Ilir, yang merupakan salah satu Kampung Asli Palembang dan Arab yang telah lama didiami. Masjid Agung Palembang sejak tahun 2009 sudah diakui sebagai salah satu bangunan cagar budaya yang dilindungi pemerintah.

Masjid Cheng Ho

masjid cheng ho
Foto: travel.okezone.com

Masjid Cheng Ho terletak di sebelah selatan dari pusat Kota Palembang, tepatnya di Kompleks Perumahan Amin Mulia, Jakabaring. Pembuatan Masjid Cheng Ho dilakukan dengan memakai arsitektur yang menggunakan perpaduan unsur-unsur budaya lokal Palembang dengan  Tionghoa, dan Arab.

Masjid ini memiliki nama lengkap Masjid Al Islam Muhammad Cheng Hoo Sriwijaya Palembang dam menjadi simbol multikultur di Palembang. Masjid Cheng Ho didominasi dengan warna hijau giok dan merah. Pengunjung dapat menikmati masjid dengan konsep yang unik dan mengambil foto disini, tanpa perlu membayar biaya masuk. Untuk mencapai Masjid Cheng Ho dari pusat kota Palembang berjarak sekitar 8 km dapat ditempuh dalam waktu sekitar 20 menit dengan kendaraan roda dua atau roda empat.

Masjid Lawang Kidul

masjid lawang kidul
Foto: hallo.palembang.go.id

Masjid Lawang Kidul termasuk salah satu masjid tertua di Palembang, Sumatera Selatan. Tempat ibadah ini berusia lebih dari dua abad, dibangun pada tahun 1310 H (1890 M). Menariknya, material yang digunakan untuk pembuatan Masjid Lawang Kidul adalah campuran batu kapur, putih telur dan pasir sehingga membuat masjid dapat bertahan lama. Masjid Lawang Kidul juga sangat menjaga keaslian bangunannya dan hampir 99% masih merupakan bangunan asli dan belum diganti.

Museum Al-Quran Palembang

museum al Quran
Foto: goodnewsfromindonesia.id

Museum Alquran Raksasa, memiliki nama lain Bayt Al-Quran Al Akbar Gandus Palembang. Berlokasi di Jalan M Amin Fauzi, Soak Bujang, Gandus, Palembang. Destinasi wisata religi ini menawarkan Al-Quran raksasa yang terukir di permukaan kayu tembesu. Ukuran panjangnya sekitar 177 cm dan lebar 140 cm. Sementara ketebalannya mencapai 2,5 cm. Ukiran di kayu tembesu terkenal awet. Setiap ukiran diberi warna dasar cokelat dengan huruf Arab timbul warna kuning dan terdapat motif kembang yang menjadikannya sangat cantik.

Klenteng Chandra Nadi

klenteng chandra nadi
Foto: rumahhokie.com

Tempat ibadah yang berusia ratusan tahun di Palembang tidak hanya masjid, tapi juga klenteng. Salah satunya adalah Klenteng Tri Dharma Chanda Nadi yang berdiri tahun 1733. Klenteng ini terletak di Jalan Perikanan, 10 Ulu, Kota Palembang.

Tempatnya eksotis dengan dominasi warna merah di setiap sudutnya. Tempat ibadah ini memiliki dua nama lain, yaitu Soei Goeat Kiong dan Klenteng Dewi Kwan Im. Sejak dahulu juga, setiap upacara perayaan hari besar termasuk Imlek diadakan di Klenteng Chandra Nadi dan kemudian diteruskan ke klenteng di Pulau Kemaro. Sehingga tidak heran Klenteng Chandra Nadi adalah klenteng paling terkenal di Palembang.

Pulau Kemaro

pulau kemaro tempat wisata di Palembang
Foto: jurnaltrip.pikiran-rakyat.com

Pulau Kemaro terletak di tengah Sungai Musi, yang terbentuk dari proses alam dari tanah dan lumpur yang terkumpul di muara sungai dan membentuk pulau. Pulau Kemaro memiliki situs sejarah seperti Pagoda berlantai 9, Klenteng Hok Tjing Rio, Kuil Buddha, pohon cinta, dan makam putri Sriwijaya.

Pengunjung yang datang akan merasakan suasana ala negeri tirai bambu. Pulau ini sebaiknya kamu kunjungi di pagi hari atau sore saja ya, sebab jika siang akan terasa sangat panas.

Cap Go Meh adalah waktu yang paling bagus saat berkunjung. Sebab selama Cap Go Meh berlangsung akan digelar sejumlah kegiatan untuk memeriahkan Cap Go meh seperti Barongsai, Drama, Wayang Potehi, pertunjukan musik, sampai wisata kuliner. Pulau Kemaro berada tak jauh dari Jembatan Ampera, pengunjung dapat menyewa perahu atau speed boat dari Benteng Kuto Besak (BKB) dengan berbagai ukuran sesuai kapasitas, dengan harga sewa mulai dari 200 ribu hingga 2 juta rupiah untuk perjalanan pulang – pergi.

Museum Balaputera Dewa

museum balaputera dewa
Foto: travel.kompas.com

Museum Balaputra Dewa menyimpanan koleksi dari zaman pra-sejarah, zaman Kerajaan Sriwijaya, zaman Kesultanan Palembang, hingga zaman kolonialisme Belanda. Lokasinya terletak di Jalan Srijaya I No 28, Kecamatan Alang-alang Lebar, Kota Palembang.

Salah satu tempat wisata di Palembang ini menyimpan 10 jenis koleksi, dengan jumlah koleksi mencapai 3.882 item. Berbagai macam koleksi dipamerkan di dalam tiga ruang pamer utama. Sebelum memasuki ruang pamer utama, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi arca di selasar museum.

Ada juga Rumah Limas yang menjadi gambar di uang Rp10.000, dan rumah Ulu di halaman belakang museum. Tiket masuknyapun cukup murah, Rp 2.000 untuk orang dewasa dan Rp 1.000 untuk anak-anak.

Benteng Kuto Besak

benteng kuto besak tempat wisata di Palembang
Foto: ksmtour.com

Benteng Kuto Besak terletak di Jalan Sultan Mahmud Badarudin, 19 Ilir, Bukit Kecil, Palembang. Benteng ini merupakan tempat wisata dengan bangunan sejarah yang terletak di tepian Sungai Musi. Benteng yang dibangun pada tahun 1780 ini, ditata oleh pemerintah kota Palembang menjadi alun-alun di halaman depan benteng dilengkapi dengan bangku-bangku, pedagang makanan, serta fasilitas penyewaan perahu untuk berwisata di Sungai Musi.

Untuk mengunjungi Benteng Kuto Besak, pengunjung akan dikenai tiket masuk sebesar Rp 5.000. Berada cukup dekat pusat kota Palembang, dengan jarak sekitar 4 km dapat ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit.

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

museum sultan mahmud badaruddin ii
Foto: majalahteras.com

Tak jauh dari Sungai Musi dan Benteng Kuto Besak terdapat tempat wisata di Palembang lain yang menyimpan banyak peninggalan sejarah. Namanya adalah Museum Sultan Mahmud Badaruddin II yang menyimpan sekitar 669 buah benda bersejarah. Ada arkeologika, biologi, etnografika, seni rupa, keramologika hingga numismatika. Di sini, kamu  juga dapat melihat koin yang dulunya jadi alat tukar di masa Kesultanan Palembang. 

Kampung Al-Munawwar

kampung al munawar tempat wisata di Palembang
Foto: faktualnews.co

Palembang memiliki kampung unik yang terdiri dari bangunan rumah tempo dulu. Konon, usia bangunan tersebut sudah lebih dari 200 tahun. Rumah-rumah ini bisa bertahan lama karena terbuat dari kayu dan bata yang langsung didatangkan dari Eropa. Terdapat 8 dari 17 rumah tua di kampung ini yang termasuk ke dalam cagar budaya.

Kampung Al Munawwar yang merupakan kampung arabnya Palembang berlokasi di daerah 13 Ulu. Saat menulusuri kampung ini, suasana ala Timur Tengah bisa kamu temukan. Kalau ada kesempatan, kamu juga bisa loh makan makanan khas Palembang yang telah bercampur dengan rasa timur tengah disini!

Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya

taman purbakala kerajaan sriwijaya
Foto: mediaindonesia.com

Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang terletak berhadapan langsung dengan Sungai Musi–tepatnya di Jalan Syakyakirti, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Gandus.

Objek wisata di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya cukup beragam terdapat Museum Sriwijaya, Pendopo yang berisi Prasasti Kedukan Bukit, pulau buatan, taman rumput, dan replika kapal Laksamana Cheng Ho, yang menjadi spot foto favorit. Untuk tiket masuk, kamu cukup membayar Rp 3.000 saja!

Jembatan Ampera

jembatan ampera
Foto: inews.id

Jembatan Ampera terletak di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, merupakan ikon kebanggaan Kota Palembang paling terkenal.

Berkunjung ke Palembang akan terasa kurang jika belum sempat mengunjungi jembatan ikonik ini. Jembatan yang sempat menjadi jembatan terpanjang di Asia Tenggara ini memiliki panjang lebih dari 1000 meter, lebar 22 meter, dan tinggi 63 meter.

Jembatan Ampera dibenahi sedemikian rupa untuk pelaksanaan ajang Asian Games 2018 dengan dipasangi dua jam analog ukuran besar pada kedua menara, sehingga membuatan jembatan makin terlihat keren dan modern. Kunjungi juga Jembatan Ampera ketika malam hari, karena lampu lampu yang ada di sekitarnya membuat jembatan terlihat semakin cantik.

Taman Wisata Alam Punti Kayu

taman wisata alam punti kayu
Foto: sumsel.tribunnews.com

Taman Wisata Alam Punti Kayu merupakan kawasan hutan kota yang terletak di Jalan Kolonel Burlian Km 6,5, Karya Baru, Alang-alang Lebar, Palembang. Taman ini memiliki luas sekitar 50 hektar sangat cocok untuk dijadikan wisata keluarga, karena sering dijadikan tempat piknik dengan menggelar tikar dan menyantap makanan. Taman Wisata Alam Punti Kayu memiliki wahana permainan yang bisa dinikmati oleh pengunjung, seperti replika keajaiban dunia, farm zone, flying fox, dan lainnya.

Untuk mengunjungi Punti Kayu, pengunjung dikenai tiket masuk yang dibedakan pada hari biasa dan hari libur. Pada hari biasa sebesar Rp25.000 per orang dewasa, Rp20.000 per anak. Pada hari libur sebesar Rp30.000 per orang dewasa, Rp25.000 per anak. Kendaraan yang dibawa pengunjung juga dikenai biaya parkir Rp5.000 untuk motor , dan Rp10.000 untuk mobil.

Taman Kambang Iwak

taman kambang iwak
Foto: indonesiakaya.com

Taman Kambang Iwak adalah salah satu peninggalan Belanda yang ada di Kota Palembang. Taman kota ini telah ada semenjak tahun 1900-an dan dibangun sebagai tempat olahraga untuk keturunan Belanda. Berlokasi di antara Jalan Tasik dan Sutomo, taman dengan luas total 5 hektare ini memiliki berbagai fasilitas yang lengkap seperti taman bermain anak hingga hotspot gratis untuk mengakses internet. Tiap akhir minggu pun taman ini ramai dikunjungi masyarakat dari dewasa, anak-anak sampai dengan berbagai macam komunitas. Bagi kamu yang ingin bersantai menikmati taman, mampir ke sini ya!

Jakabaring Sport City

danau jakabaring tempat wisata di Palembang
Foto: jakabaringsportcity.id

Kawasan Jakabaring Sport City, sering dikunjungi oleh wisatawan baik lokal ataupun dari luar daerah pada hari-hari biasa, tidak terpaut hanya pada saat ada pertandingan sepakbola atau event tertentu saja. Umumnya, mereka ingin bertamasya bersama dengan keluarga ataupun teman di beberapa taman indah yang ada di lokasi wisata ini. Selain itu, ada juga sebagian dari mereka yang memanfaatkan lokasi ini untuk berolahraga seperti jogging, jalan santai, dan lain-lain. ada beberapa titik atau spot yang cantik untuk didatangi pengunjung. Entah hanya sekedar untuk berselfie ria maupun duduk santai bersama saudara maupun sahabat.

Di Jakabaring Sports City kamu bisa menemukan berbagai venue menarik seperti Jakabaring Lake yang memiliki warna danau yang biru cerah jika tersengat matahari, ada juga JSC bowling center buat kamu yang ingin berolahraga di indoor bersama dengan teman-teman atau keluarga!

Gimana nih, kamu sudah menemukan tempat wisata di Palembang yang mau kamu tuju? Atau mungkin liburan ini kamu nggak bisa ke Palembang? Biar mengobati rasa kangen kamu sama Palembang, yuk cek kesini aja!

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *