fbpx
cara hidup dengan bahagia

Cara Menjalani Hidup dengan Bahagia, Bisakah?

Hidup bahagia adalah sebuah perjalanan, bukanlah tujuan akhir. Banyak sekali cara menjalani hidup dengan bahagia. Seringkali orang berpikir kalau kebahagiaan merupakan tujuan akhir dari hidup, namun tidak begitu. Justru setiap tahapan kehidupan itu sendirilah yang menentukan apakah kamu bahagia dengan hidup yang kamu jalani atau tidak. Apa sih yang membuat kamu bahagia? Mendapatkan hadiah? Atau punya pekerjaan dengan gaji besar? Apakah kamu sudah merasa cukup bahagia dengan hal-hal tersebut atau kamu masih menginginkan berbagai hal lain yang kamu rasa akan membuat hidup kamu lebih bahagia? Ben Shahar, dari bukunya Happier memberikan pendapat bahwa ketika berhasil mencapai suatu tujuan (punya pekerjaan yang baik dan lain sebagainya) bukanlah yang membuat kita bahagia. Tetapi ketika kita bisa menghargai perjalanan untuk mencapai tujuan itu sendiri.

Hal-hal yang membuat kita terdorong untuk memiliki berbagai keinginan itu disebut sebagai ambisi. Ambisi sebenarnya bukanlah hal yang buruk. Tanpa ambisi mungkin manusia akan terus menerus tinggal di gua, tidak pernah menciptakan listrik atau membuat cara agar bisa mendapatkan air yang bersih. Bahkan mungkin kita tidak akan pernah mengerti apa itu teknologi dan seni. Masalah sebenarnya baru akan terjadi ketika kita tidak bisa mengontrol ambisi. Ambisi ada karena kita ingin menjadi lebih baik dengan anggapan agar dapat bahagia. Adakalanya, karena terus menerus ingin menjadi lebih baik malah membuat kita lupa bagaimana cara menjalani hidup dengan bahagia.

Tentunya, setiap orang memiliki caranya masing-masing dalam menjalani hidup dengan bahagia. Apa yang membuat kamu bahagia akan berbeda dengan teman-teman kamu. Tapi benarkah ada cara menjalani hidup dengan bahagia? Menurut Catherine A. Sanderson, penulis dari buku Science of Happiness, salah satu cara untuk meningkatkan kebahagiaan kamu adalah dengan mengubah rutinitas kesehariaan kamu. Nah kira-kira apa saja rutinitas yang bisa kamu ubah, berikut kami pilihkan beberapa hal yang bisa kamu coba!

Daftar Isi

Senyum

Senyum
Foto: Pixabay.com/jason sackey

Biasanya, seseorang akan tersenyum kalau hanya sedang bahagia. Betulkah seperti itu? Saat tersenyum karena merasakan kebahagiaan, otak kita melepaskan dopamin. Dopamin adalah sebuah senyawa alami tubuh yang memiliki peran penting pada proses pengiriman sinyal di dalam otak. Karena ini jugalah yang membuat kita merasa lebih bahagia. Hal ini bukan berarti kita harus terus menerus tersenyum atau dalam istilah populernya punya senyum palsu. Tapi mulai biasakan diri kamu untuk lebih sering tersenyum, misal kalau sedang lelah cobalah tersenyum, bisa saja mood kamu menjadi membaik. Atau coba setiap pagi senyum kepada dirimu sendiri ketika bercermin!

Olahraga Agar Bahagia?

olahraga
Foto: Pixabay.com/Irina L

Berolahraga tidak hanya bagus untuk tubuh kamu loh, tapi juga untuk kondisi mental kamu. Olahraga secara teratur dapat mengurangi stress, perasaan cemas dan gejala depresi. Selain itu kamu juga bisa meningkatkan perasaan percaya diri dan rasa bahagia kamu! Bahkan aktivitas fisik yang sederhana saja dapat membuat perbedaan. Jadi kamu tidak perlu capek-capek buat naik sepeda 30 km atau ikut marathon 10 km (Tapi kalau kamu senang melakukannya, coba saja ya!)

Hal yang paling penting adalah tidak memaksakan diri sendiri. Kalau kamu memaksakan diri sendiri kamu hanya akan membuat diri kamu frustasi dan pastinya badan kamu akan sangat pegal-pegal. Kamu bisa melakukan berbagai aktivitas yang sudah lama kamu ingin coba, misal menari atau aerobik. Atau kalau kamu tidak terbiasa berolahraga, kamu bisa memulai beberapa aktivitas berikut:

  • Jalan-jalan di sekitar rumah di pagi hari atau malam hari
  • Ikut kelas yoga atau coba mengikuti gerakan yoga dengan video Youtube
  • Mulai hari kamu dengan melakukan pemanasan atau peregangan selama 5 menit

Sudahkah Kamu Cukup Tidur?

tidur cukup
Foto: Pixabay.com/ Daniela Dimitrova

Seringkali kegiatan kita yang begitu banyak membuat kita kekurangan waktu tidur. Namun tentunya sudah jadi pengetahuan umum kalau tidur yang cukup adalah hal yang penting untuk dapat hidup sehat, otak berfungsi dengan baik, dan emosi kamu bisa terkontrol lebih baik. Kebanyakan orang dewasa perlu tidur 7-8 jam setiap malam. Kalau kamu sering merasa mengantuk serta butuh tidur siang, atau bahkan sering merasa pusing tubuhmu mungkin memberi tahu bahwa kamu membutuhkan lebih banyak waktu istirahat. Inilah beberapa tips  untuk memperbaiki kebiasaan tidurmu:

  • Tulis sudah berapa jam kamu tidur setiap malam dan bagaimanakah perasaan kamu setelahnya? Masih lelah atau sudah merasa cukup? Setelah menulis selama seminggu kamu akan tahu bagaimana rutinitas tidur kamu.
  • Tidur dan bangun pada jam yang sudah kamu tentukan. Ini juga diterapkan pada hari libur.
  • Sebelum tidur, sisakan satu jam untuk melakukan aktivitas seperti mandi, membaca atau kegiatan lainnya yang menenangkan. Hindari makan dan minum yang berat
  • Matikan lampu kamar tidurmu, pasang AC atau kipas angin sehingga sejuk
  • Beli tempat tidur atau bantal dan guling yang kamu suka. Menggunakan barang-barang yang nyaman akan membuat tidur kamu lebih baik
  • Jika butuh tidur siang, batasi selama 20 menit saja

Bagaimana kalau kamu terus menerus merasa kesulitan tidur? Hubungi dokter ya! Mungkin kamu butuh treatment tertentu.

Selalu Bersyukur

bersyukur
Foto: Pixabay.com/ 4653867

Selalu merasa bersyukur dengan apa yang kamu miliki di hidup kamu merupakan salah satu cara menjalani hidup dengan bahagia. Dengan bersyukur, mood kamu akan menjadi membaik. Selain itu sebuah studi menyatakan kalau kamu merasa bersyukur akan memberikan dampak yang signifikan pada kebahagiaan kamu.

Mulailah setiap hari dengan mengingat hal-hal yang kamu syukuri. Kamu bisa melakukannya misal ketika bangun dari tidur. Selama menjalani hari-hari kamu, coba lihat apakah ada hal yang membuat kamu senang di hidup kamu. Bisa jadi hal-hal yang besar seperti naik jabatan. Hal-hal kecil pun juga bisa, seperti ketika teman kamu membelikan minuman atau makanan. Dengan sedikit berlatih, kamu akan lebih menyadari banyak hal-hal positif di sekitar kamu.

Makan!

makan
Foto: Pixabay.com/ Adina Voicu

Kamu pastinya sudah tahu kalau pilihan makanan bisa memberikan dampak pada keseluruhan kesehatan tubuh kamu. Tetapi beberapa makanan juga bisa memberikan pengaruh pada keadaan pikiranmu. Sebagai contoh, karbohidrat melepaskan serotonin. Yaitu hormon yang membuat kamu merasa senang. Sehingga sebaiknya kamu simple carbs (Yang memiliki kandungan gula yang tinggi) tidak begitu banyak, karena energi yang dihasilkan hanya sedikit. Ada baiknya kamu makan complex carbs, seperti sayuran, kacang-kacangan dan lainnya.

Daging tanpa lemak, unggas, kacang-kacangan dan produk susu yang tinggi akan protein. Makanan ini dapat melepaskan dopamin dan norepinephrin yang dapat meningkatkan energi dan konsenterasi kamu. Makan makanan sehat akan membuat kamu menjalani hidup dengan bahagia. Nah, menurut kamu kalau Pempek HH bisa juga gak nih bikin kamu lebih bahagia?

Hadapi Masalah Kamu

hadapi stres
Foto: Pixabay.com/ Mohamed Hassan

Secara realistis, hidup kamu tidak akan bisa terus menerus bahagia. Akan ada saat-saat dimana kamu merasa stres dan mustahil kamu bisa menghindari semua hal yang membuat kamu stres. Menurut Kelly McGonigal, stres tidak selamanya buruk dan kita bisa mengubah cara kita menghadapinya. Untuk hal-hal yang membuat kamu stres dan tidak bisa dihindari, ingatkan kepada diri kamu sendiri kalau setiap orang mengalaminya, tidak hanya kamu saja. Yakinkan diri kamu kalau kamu lebih kuat dari yang kamu bayangkan. Daripada kamu merasa semakin stres karena terus menerus memikirkannya, coba hadapi langsung apa yang membuat kamu stres. Misal, melakukan pekerjaan yang kamu rasa tidak bisa kamu lakukan. Tapi semakin cepat kamu menghadapinya, semakin cepat pula perasaan stres kamu menghilang.

Declutter

declutter
Foto: ozip.com.au

Declutter adalah sebuah kegiatan dimana kamu mengurangi barang-barang yang kamu miliki di sebuah ruangan di rumahmu. Barang-barang ini nantinya bisa kamu berikan kepada orang lain yang membutuhkan, bisa juga kamu jual, atau bahkan tetap kamu simpan tapi ditempatkan di bagian kamar yang lain. Kamu bisa sisihkan waktu selama 20 menit di hari sabtu atau minggu. Pasang waktu selama 15 menit untuk membereskan sebuah bagian dari kamarmu, misal meja belajar dan lemari. Tempatkan barang-barang yang masih kamu butuhkan di tempat yang rapi, dan barang-barrang yang tidak begitu kamu butuhkan bisa kamu buang. berikan kepada orang lain dan lainnya. Sisa waktu 5 menit akan digunakan untuk melihat apakah kamu sudah puas dengan hasil yang kamu lakukan atau mungkin membereskan sisa-sisa barang yang tidak kamu gunakan lagi.

Buat Rencana Setiap Minggu

planning
Foto: Pixabay.com/Pexels

Cobalah buat rencana mengenai hal-hal yang harus atau akan kamu lakukan selama seminggu. Meskipun kamu tidak bisa mengikuti rencana yang kamu buat, tapi saat kamu sudah berhasil mencoret berbagai kewajiban yang kamu lakukan tiap hari misal berbelanja, mengerjakan tugas, atau mencuci, akan membuat kamu merasa lebih tenang. Kamu bisa punya buku planner sendiri, atau menaruh catatan tempel (sticky note) di komputer atau dinding kamar kamu untuk ditulis.

Kembali ke Alam

jalan-jalan di alam
Foto: Pixabay.com/ Susanne Pälmer

Menurut sebuah studi di tahun 2016, meluangkan waktu selama 30 menit berada di alam, dapat membantu kamu mengurangi tekanan darah dan depresi. Tidak hanya terbatas di alam saja, tapi bisa juga taman kota, halaman belakang rumah kamu, dimana saja kamu merasa bisa menikmati alam dan menghirup udara segar. Lebih baik lagi kalau kamu bisa melakukan olahraga, misal kamu mengelilingi komplek rumah kamu untuk jogging di pagi hari, atau lompat tali di halaman belakang rumahmu.

Perhatikan Tubuhmu!

cek kesehatan gigi
Foto: Pixabay.com/ oswaldoruiz

Kadang kamu lupa, tapi tubuhmu perlu dijaga. Seperti sudah beberapa kali ditulis sebelumnya, kalau kesehatan tubuh dan jiwa kamu berhubungan dengan erat. Tidak hanya dengan berolahraga, tapi kamu juga perlu memeriksakan diri ke dokter. Lakukan pemeriksaan kesehatan kamu ke klinik atau rumah sakit terdekat setiap tahunnya, rutin memeriksakan gigi kamu ke dokter gigi paling tidak 6 bulan sekali, serta cek juga kesehatan mata kamu ya!

Give Back to Others

volunteer
Foto: Pixabay.com/criss_chengck10339

Salah satu hal yang paling mudah adalah dengan memberikan pujian kepada teman-teman atau pun keluarga kamu. Tentunya, banyak yang akan senang jika bisa mendapatkan pujian yang tulus. Tetapi bagaimana kalau adalah pemalu atau tidak bisa begitu saja memberikan pujian kepada orang lain? Kamu bisa loh menjadi relawan.

Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menjadi relawan, kamu bisa memulai dengan mencari komunitas relawan di dekat rumah kamu. Biasanya akan ada bermacam-macam kegiatan menarik tergantung pada komunitas yang kamu ikuti, mulai dari berbagi makanan, mengajar anak-anak, atau menemani nenek-kakek di panti werda. Kamu juga bukan tipe yang menyukai bergabung dengan komunitas? Sekadar membantu teman kamu yang kesusahan atau keluarga kamu di rumah juga bisa kok.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *