fbpx

Makanan Pedas Kekinian Dan Tradisional

Makanan Indonesia tidak bisa lepas dari kata pedas. Banyak orang Indonesia mengaku kehilangan nafsu makan jika makan tanpa sambal atau tidak ada makanan pedas sama sekali. Tentu saja, makanan pedas memang menjadi salah satu favorit orang Indonesia. Makanan berbumbu pedas dari cabai atau lada, memiliki tingkat kelezatan yang berlipat ganda. Tidak heran kalau santapan khas Tanah Air dipenuhi oleh makanan pedas. Jika menyukai makanan pedas, mulut mungkin akan berair hanya dengan membaca ini. Dan, jika menikmati rasa yang pedas, beruntung. Pasalnya pedas benar-benar bermanfaat bagi kesehatan. Cita rasa pedas memang dapat menambah kenikmatan dari suatu makanan, tetapi manfaat makanan pedas tidak hanya menggugah lidah, tetapi ada segudang khasiat dari makanan pedas bagi kesehatan. Keajaiban di balik pedas adalah capsaicin, bahan yang ditemukan di salah satu rempah yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia: cabai. Sekitar seabad yang lalu, para ilmuwan mulai meneliti capsaicin dari cabai dan menemukan banyak manfaat kesehatan yang mengejutkan. Sambal dan makanan pedas lainnya sering disalahartikan sebagai makanan yang tidak sehat dan membuat kesehatan pencernaan terganggu. Padahal rasa pedas ini sudah sejak berabad-abad dimanfaatkan sebagai obat. Tapi tentu saja mengonsumsi makanan pedas ini harus bijaksana. Jangan berlebihan karena kalau berlebihan bisa menyebabkan hal – hal yang tidak baik bagi tubuh. Berikut makanan pedas kekinian di Indonesia

Makanan Pedas Kekinian

Mie Goreng Pedas Kekinian

Siapa yang tidak asing dengan mie goreng pedas? Makanan yang sangat booming 5 tahun terkahir menjamur di seluruh Indonesia. Memiliki citarasa sendiri dan rasa pedas yang sangat menggoda. Siapa yang tidak tahan dengan makanan yang satu ini.

 

Ayam Geprek

Ayam geprek merupakan makanan pedas kekinian terbuat dari ayam goreng tepung khas Indonesia yang diulek atau dilumatkan bersama sambal bajak. Kini ayam geprek telah menjadi hidangan populer yang dapat ditemukan di hampir semua kota besar di Indonesia, tetapi asal mula ayam geprek berasal dari kota Yogyakarta. Tingkat kepedasan tergantung sesuai selera. Makanan ini sangat digandrungi oleh masyarakat dan berlomba-lomba untuk makan yang lebih pedas.

Makanan Pedas Tradisional

Ayam Betutu
Foto: Lifestyle - OkeZone.com

Ayam Betutu

Bali juga memiliki hidangan pedas dari ayam atau bebek bernama ayam betutu. Jika ayam Taliwang warnanya merah karena banyak cabai, ayam betutu warna kuning kemerahan. Rempah khas Bali yang disebut sebagai bumbu genep digunakan untuk memasaknya. Cara tradisional membakar ayam betutu adalah dengan memasaknya ke dalam lubang tanah dalam belasan jam namun kini tidak lagi. Bumbu rempah yang membuatnya pedas selain cabai adalah merica hitam dan putih, cengkeh, pala, ketumbar, tabia bun dan juga bangle.

Pempek Lenjer
Foto: IDN Times

Pempek

Pempek merupakan olahan ikan khas Palembang. Terbuat dari gilingan ikan lalu dicampur dengan tepung tepung sagu, gula pasir, bawang putih, dan garam. Setelah adonan siap, pempek dikukus terlebih dahulu lalu digoreng hingga garing yang disajikan bersama mie kuning, irisan mentimun, dan kuah cuko. Rasa pedas berasal dari kuah cuko yang warnanya hitam. Cuko terbuat dari asam, cabai dan ebi yang direbus bersama hingga menjadi cukup kental. Biasanya untuk mengurangi rasa pedas, penyajian pempek ditambah dengan irisan timun. Rasa pedas dengan pempek ikan sangat khas yang tidak ada di daerah lainnya. Terdapat banyak jenis pempek beragam, tergantung bentuk dan isiannya, seperti kapal selam, lenjer, dan sebagainya. Penasaran dengan pempek asli Palembang? Yuk klik disini.

Baca Juga: Sejarah Pempek

Sumber: IDN Times

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *